Catatan 08/09/2016
Ayah....
Tak guna sesalku,
Tak guna tangisku,
Kini kau telah pergi meninggalkanku untuk selama-lamanya,
Tampa sempat ku katakan “maaf ayah untuk segala kesalahanku”
Tampa sempat ku katakan “terimakasih ayah untuk segala-galanya”
Tampa sempat ku katakan “aku menyayangimu ayah”
Tampa sempat ku bahagiakanmu,
Andai Tuhan memberikan kesempatan kita untuk bersama walaupun
hanya sesaat, banyak hal yang ingin kukatakan padamu,
Terimakasih sudah menjadi ayahku,
Terimakasih sudah merawat dan membesarkanku,
Terimakasih untuk setiap tetes keringatmu,
Terimakasih untuk setiap omelanmu yang tak ku sadari demi
kebaikanku,
Terimakasih untuk setiap do’amu,
Terimakasih untuk setiap nasehatmu,
Terimakasih untuk setiap kesabaranmu dalam menghadapiku
Terimakasih sudah menjadi pangeran terhebatku dgn segala
keterbatasanmu,
Ayah....
Maafkan anakmu ini yang selalu melawan terhadapmu,
Maafkan anakmu ini yang selalu kasar terhadapmu,
Maafkan anakmu ini selalu membuatmu kesal,
Maafkan anakmu ini yang tak pernah menuruti keinginanmu,
Maaf, maaf, maaf kan anakmu ini,
Ayah....
Semoga engkau bahagian ditempatmu yang sekarang,
Akan ku utus do’aku untuk selalu menemanimu,
Akan ku ingat semua nasehatmu,
Akan ku lakukan segala keinginanmu yang dulu mungkin ku bantah,
Semoga Tuhan mengasihanimu sebagai mana engkau telah
mengasihaniku dari kecil hingga detik ini.
Ayah....
Love You
Tidak ada komentar:
Posting Komentar